| HOME | KONTAK | SITE MAP | PROFIL I NEWS | FAQ
 
IT SOLUTIONS
Perusahaan
Pemerintahan
SOFTWARE DEVELOPMENT
APPLICATION
WEB SITE
MULTIMEDIA
m-COMMERCE
INTERNET SERVICE
VSAT INTERNET
WIRELESS INTERNET
WEB HOSTING
VOIP SERVICE
NETWORKING & SERVERS
SERVER SETUP
LOKAL AREA NETWORK
WIRELESS NETWORK
LOWONGAN
 
online services
Konsultasi
Konsultasi
Konsultasi
 
Easy ways to get the answers you need
Easy ways to get the answers you need
mail us E-mail us

TELEMATIKA contact line at
(62) 21-5011 2590-93
(62) 21-330 44884
Fax: (62) 21-7883 6451

 
AVG Gagal Tes Antivirus
Jakarta, Banyaknya virus yang berkeliaran membuat pengguna komputer jengah. Apalagi sistem antivirus tidak seratus persen mampu melindungi komputer.

Terbukti perusahaan antivirus besar seperti Kaspersky, F-Secure dan Grisoft yang membuat AVG, gagal mendapatkan sertifikat antivirus dalam tes Virus Bulletin 100 (VB100) yang ketat. Bagaimana tidak, subyek dalam aplikasi tes ini disusun dari program-program jahat yang dalam sejarahnya sangat aktif mengancam komputer.

Perusahaan antivirus tersebut hanyalah tiga diantara sepuluh aplikasi antivirus yang gagal mencapai standar tes susunan Virus Bulletin pada bulan Juni 2007. Seperti dikutip detikINET dari ITnews.com.au, Selasa (12/6/2007), sebanyak 37 produk software mendaftarkan diri untuk mengikuti tes itu.

Menurut virusbtn.com, Virus Bulletin 100 terkenal akan standarnya yang sangat ketat. Situsnya sendiri menginformasikan bahwa Virus Bulletin didirikan pada tahun 1989 sebagai sebuah majalah yang membahas tentang virus. Tujuannya agar para pengguna komputer mengetahui tentang virus komputer, pencegahannya, cara mendeteksi, cara mengatasinya dan juga bagaimana memulihkan data yang terinfeksi sesudah serangan virus terjadi.

Syarat kelulusan tes mengharuskan software antivirus mendeteksi seluruh program jahat yang beredar secara liar. Program antivirus juga dianggap gagal jika menganggap program yang aman sebagai program yang jahat, sebuah fenomena yang sering disebut sebagai kesalahan positif.

Gagal Tes

AVG adalah aplikasi keamanan yang populer dalam pasaran karena pembuatnya, Grisoft, menawarkan versi aplikasi dasar yang gratis. Software ini mempunyai reputasi bagus karena dianggap mampu mendeteksi program jahat dengan baik. Namun, versi AVG yang diikutkan dalam tes itu ternyata gagal mendeteksi virus W32/Rbot. Sementara reputasi baik Kaspersky juga ternoda karena tidak mampu mendeteksi virus W32/Allaple. Pun antivirus buatan F-Secure mengalami kegagalan yang sama.

Namun konsumen bisa berlega hati. Peneliti Virus Bulletin menggarisbawahi bahwa baik Kaspersky maupun AVG akan memperbaiki masalah itu dalam updates terbarunya. Apalagi sebenarnya, ketiga sistem antivirus itu telah lolos tes pada bulan Februari lalu untuk Windows Vista dan pada Juni 2006 untuk Windows XP.

Test VB100 yang sama meluluskan perangkat keamanan Microsoft's One Care sebagai aplikasi yang mumpuni. Namun, meskipun mampu meraih sertifikat pada Juni 2006, software ini gagal pada saat tes bulan Februari di Windows Vista.

Produk yang gagal dalam tes bulan Juni 2007 VB100 ini adalah:

-- Agnitum Outpost Security Suite Pro 2007 5.1214.616
-- Ahnlab V3 Internet Security 2007 7.40.1
-- Doctor Web Dr.Web 4.33.3.04230
-- F-Secure Protection Service for Consumers 7.00
-- Grisoft AVG 7.5 Professional Edition
-- Ikarus Virus Utilities 1.0.52
-- Iolo AntiVirus 1.1.9
-- Kaspersky Anti-Virus 6.0.2.621
-- NWI VirusChaser 5.0a
-- Proland Protector Plus 2007
 
 
 
IT OutSource
OFFICE
SOFTWARE APLIKASI
AVG Gagal Tes Antivirus
Tahun 2015, Jumlah Komputer Dunia Capai 2 Miliar
Gaji CEO Google Cuma US$ 1
Bapak PlayStation Tanggalkan Jabatan CEO
LOWONGAN PROGRAMMER PHP-MYSQL
Hard Drive Besar dan Modis
Tips: Mengamankan web server IIS
 
OFFICE
Tips: Menghapus virus di USB flash disk
Biasanya flash disk yang kena virus seperti virus Agnes, Dian Sastro tidak bisa dihapus dengan menggunakan tombol Delete atau kombinasi Shift + Delete di Windows. klik untuk detail
Tips: Mengamankan web server IIS
Internet Information Server (IIS) adalah sebuah web server yang tersedia secara otomatis pada saat instalasi Windows edisi server dengan opsi Typical atau Full. Sayangnya instalasi default ini dapat mengakibatkan celah keamanan di sistem anda yang berakibat fatal. Bagaimana cara mengamankannya? klik untuk detail
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
copyright : PT. TELEMATIKA INDONUSA
Jl. Raya Lenteng Agung No. 22, Jakarta Selatan 12510, Indonesia
Telp. (62-21) 5011 2590-93, 330 44884 Fax: (62-21) 7883 6451
solusi@telematika.co.id